IMPORTANT NOTICE:   Bagi sahabat yang ingin pasang iklan di blog ini silahkan sms ke 0817782635. Terimakasih.

Gradisca Presidente, Kisah Seks Berlusconi

Ditulis pada: Monday, 23 November 2009, Visited 1 times,

patrizia_d'addario

Patrizia D'Addario/*times.file

Patrizia D’Addario, wanita escort kelas atas yang sering disewa untuk acara pesta-pesta VVIP Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi, memutuskan menerbitkan buku ‘Gradisca, Presidente (Terserah Anda Perdana Menteri), kisah seks Berlusocni bersama dirinya pada pesta akhir tahun lalu.

Resensi buku itu, kemarin dimuat di suratkabar sayap kiri, Il Fatto Quotidiano. Dalam buku itu, D’Addario mengisahkan  bagaimana ia menghabiskan malam pemilihan presiden AS bersama Berlusconi tahun lalu, yang rekamannya telah ia serahkan kepada aparat hukum di Bari, Italia.

Secara runtun D’Addaria menceritakan, bagaimana ia dibawa ke Palazzo Grazioli, rumah Berlusconi di Roma, setelah mendapat briefing dari pengusaha Italia, Gianpaolo Tarantini, mengenai selera seks Berlusconi. Pengusaha yang kini menghadapi tuntutan hukum inilah yang diduga membayar wanita-wanita escort untuk meramaikan pesta-pesta jetset yang kerap digelar Berlusconi.

D’Addario menyebutkan memutuskan untuk menulis kisah tersebut, setelah ia dan ibunya menghadapi teror pembunuhan, paska ia pulang dari pesta Berlusconi. “Banyak telepon gelap yang isinya memaki-maki saya sebagai pelacur dan sundal. Bahkan ibu saya telah diserang bahkan hampir diperkosa oleh seorang pria yang mengaku mantan polisi yang ingin melindungi kami,” ujar D’Addario seperti dikutip dari Timesoline, Senin (23/11).

Menurut D’Addario, dia telah melaporkan semua kejadian kepada polisi, tapi justru teror beruntun yang terus menerus hadapi.

Bahkan dirinya pernah hampir celaka saat sebuah mobil menambraknya ketika tengah berkendara dari Bari ke Bintonto, hingga mobilnya terpental ke jalur berlawanan arah. “Ajaib aku bisa selamat, dan tidak menambrak mobil yang lain,” tulisnya dalam buku itu.

Kisah pesta-pesta seks Berlusconi muali meledak sejak Mei lalu, saat istri Berlusconi, Veronica Lario menggugat cerai raja media itu. Pasalnya, sang istri cemburu berat ketika terungkap Berlusconi telah menghadiahkan seuntai kalung emas bertahta berlian kepada Noemi Letizia, model lingerie berusia 18 tahun, pada malam pesta jetset merayakan ulangtahun sang model di Naples.

Kekecewaan D’Addario juga dipicu janji-janji Berlusconi yang tak pernah diwujudkan menjadikan dirinya sebagai anggota dewan kota.

Selain menerbitkan buku, D’Addario juga tengah bersiap-siap untuk merilis sebuah film berjudul Escort – the Girls of Palazzo Grazioli yang ia bintangi bersama Barbara Montereale, salah satu dari 30 perempuan muda lainnya yang diduga dibayar uang tunai dan perhiasan untuk menghadiri pesta Berlusconi.

Berlusconi sendiri dalam perjalanan ke Arab Saudi, Doha dan Qatar, Minggu kemarin, membantah laporan bahwa ia berniat mempercepat pelaksanaan Pemilu, menyusul status kekebalan hukumnya yang telah dicabut mahkamah konstitusi Italia, menyusul dua dakwaan korupsi yang dialamatkan kepada bos AC Milan ini. Ia menyebutkan, akan terus melanjutkan pemerintahannya yang masih tersisa tiga setengah tahun.

Selain tuntutan korupsi, Berlusconi juga diperkirakan akan menghadapi tuntutan pembunuhan politik yang dilakukan mafia Italia Cosa Nostra pada 1990-an.

Tuntutan itu, menyusul pengakuan pentito (pengkhianat mafia) Gaspare Spatuzza kepada hakim, yang membongkar identitas godfather Giuseppe Graviano sebagai penyokong Forza Italia, kendaraan Berlusconi masuk ke politik Italia tahun 1994. Salah seorang pendiri Forza Italia, Marcello Dell’utri, kini mendekam di penjara karena kasus mafia Italia pada 2004. (*dbs/to/bo)

Sampaikan pertanyaan atau komentar anda.





Berlangganan Via Email

Masukkan alamat email anda:

Pasang Iklan Anda Disini...
Powered by WP VideoTube

fjb rbtchart.com