August 13th, 2009 at 9:25 pm - Visited 21 times, 1 so far today
Panitia Anggaran (Panang) DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, menetapkan anggaran sebesar Rp1 miliar kepada Dinas Kesehatan setempat, untuk Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah (Jamkesmasda).
Kepala Dinas Kesehatan Lamung Selatan, Djalalludin, mengatakan, di Kalianda, Kamis, anggaran tersebut rencananya akan disalurkan kapada 24 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah Lamsel.
Dia menyebutkan, masyarakat yang belum mendapatkan Jamkesmasda sebanyak 3.330 warga, atau sekitar 10 persen dari total yang belum terdaftar dalam database Jamkesmasda.
Djamalludin mengatakan pula bahwa anggaran sebesar Rp1 miliar itu dirasa masih kurang untuk operasional Jamkesmasda di sejumlah Puskesmas, namun panitia anggaran hanya mengabulkan Rp1 miliar dari anggaran yang diajukan sebelumnya oleh Diskes sebesar Rp2 miliar.
Jika anggaran Rp1 miliar tersebut tidak ada penambahan, Diskes khawatir oprasional sejumlah Puskesmas di daerah itu terganggu, karena mengalami kekurangan alokasi dana. “Jika dana tersebut tidak mencukupi kami akan menganggarkan lagi kepada panitia anggaran,” katanya.
Ketua Panang DPRD Lampung Selatan, Sumadi, mengatakan, penetapan anggaran Jamkesmasda sebesar Rp2 miliar oleh Diskes terlalu tinggi, mengingat keuangan sedang defisit, sehingga hanya mengabulkan Rp1 miliar. Sumadi menyebutkan pula bahwa anggaran Jamkesmasda yang telah diterima oleh RSUD Kalianda sebesar Rp4,6 miliar dari APBN, yang dapat digunakan oleh 90 persen dari database RSUD Kalianda.
“Masyarakat masih bisa memanfaatkan dana Jamkesmasda yang baru diterima oleh RSUD Kalianda sebesar Rp4,6 miliar untuk 90 persen pasien, dan kekurangan 10 persen bisa dipenuhi dengan anggaran Rp1 miliar tersebut,” kata Sumadi. (*Bo/an)



