December 1st, 2009 at 10:20 am - Visited 11 times, 1 so far today
Para ilmuwan Australia mengatakan mereka berharap dapat mengembangbiakkan kambing yang bersendawa lebih sedikit sebagai bagian dari upaya menangani perubahan iklim.
Para ilmuwan tengah meneliti kaitan genetis yang menyebabkan sebagian kambing bersendawa lebih sedikit dibandingkan lainnya.
Bersendawa merupakan penyebab emisi yang lebih besar pada kambing dibandingkan kandungan gas dalam perut, kata ilmuwan.
Sekitar 16% emisi gas rumah kaca Australia berasal dari sektor pertanian, kata departemen perubahan iklim Australia.
Dewan Penelitian Kambing Australia mengatakan 66% emisi pertanian berasal dari gas metana peternakan.
"Sembilan puluh persen metana dari kambing dan ternak berasal peternakan dan itu dari sendawa," kata John Goopy dari Departemen Industri dan Investasi New South Wales kepada ABC.
Para ilmuwan New South Wales melakukan sejumlah uji coba di kandang yang dirancang khusus, sehingga mereka dapat mengukur sendawa ternak itu.
Melalui uji coba 200 kambing ditemukan bahwa semakin banyak mereka makan maka semakin sering bersendawa.
Namun berdasarkan uji coba itu, ada perbedaan besar antara ternak-ternak itu sendiri, kata Goopy.
Tujuan para ilmuwan dalam jangka panjang adalah mengembangbiakkan kambing yang bersendawa lebih sedikit sehingga gas metal yang dihasilkan ternak dapat ditekan.



